Pilih Tim Anda
Daftar

Radja Nainggolan: Horas Medan!

Petikan wawancara VIVAbola dengan pemain Cagliari keturunan Indonesia.
Minggu, 23 Juni 2013, 00:48 WIB
Marco Tampubolon, Harry Ondo Saragih (Medan)
Klub
Pemain Bintang
Pemain Cagliari berdarah Batak, Radja Nainggolan (Ondo Saragih/VIVAbola)

VIVAbola - Gelandang Cagliari berdarah Batak, Radja Nainggolan, akhirnya mendapat kesempatan untuk mengunjungi tanah leluhurnya. Setelah terlebih dulu singgah di Jakarta dan menjajal kekuatan timnas U-23, mantan pemain Piacenza itu kemudian melanjutkan petualangannya ke Medan, Sumatera Utara, sebelum kembali bertolak ke Riau dan Bali.

Radja merupakan pesepakbola kelahiran Antwerp, Belgia pada 4 Mei 1988. Untuk kewarganegaraan, Radja memilih Belgia. Dia sudah memperkuat Timnas sebanyak empat kali. Dia memulai debut di Timnas Belgia melawan Chile di ajang Kirin Cup pada 2009 silam. Meski demikian, Radja merupakan pemain keturunan Indonesia. Darah Batak mengalir dari sang Ayah, Marianus Nainggolan. Sedangkan ibunya, Lizi Bogaerd, asli Belgia. Saat ini Radja memperkuat Cagliari dan telah tampil di 104 laga dengan mencetak lima gol.

Selama di Jakarta, Radja menjalani berbagai kegiatan. Mulai dari coaching clinic hingga tampil bersama Jakarta All Star menghadapi timnas U-23, 19 Juni 2013. Dalam laga ini, gelandang berusia 25 tahun itu sukses mencetak gol spektakuler ke gawang tim Garuda Muda.

Sementara itu, di sela-sela aktivitasnya di Medan, Radja menyempatkan diri melakukan wawancara dengan VIVAnews, Sabtu, 22 Juni 2013. Ditemui di Hotel JW Marriot, Medan, Radja pun bercerita mengenai ketertarikannya dengan budaya Batak hingga masa depannya sebagai pesepakbola profesional. Berikut petikannya:

Selama di Indonesia, Anda sudah bepergian ke mana saja?

Sampai saat ini baru Jakarta dan Medan. Rencananya saya akan ke Pekanbaru, Riau, untuk menggelar coaching clinic dan setelah itu baru mengunjungi Bali sebelum kembali lagi ke Italia.

Sebelumnya Anda pernah mengatakan sangat tertarik mempelajari budaya Batak. Nah, selama di Medan, apakah Anda sudah berkunjung ke makam leluhur marga Nainggolan?

Saya sebenarnya ingin ke sana untuk mengenal budaya batak, tapi waktu saya tidak banyak. Saya harus kembali untuk mempersiapkan diri jelang kompetisi mendatang.

Apa saja kata-kata yang sudah bisa Anda ucapkan dalam bahasa Batak?

Tidak banyak, hanya 'horas' saja (sembari tersenyum).

Sebagai seorang pesepakbola profesional, karier Anda tergolong bersinar di Seri A. Bisa cerita kenapa tertarik dengan sepak bola? 

Sejak kecil saya memang suka sepakbola. Sepakbola merupakan hobi saya dan juga cita-citaku sejak kecil. Saudara kembar saya juga pemain sepakbola wanita di Belgia. Kami sama-sama mencintai sepakbola.

Siapa yang memperkenalkannya pertama kali?

Lingkungan sekitar di Belgia memang suka bola. Bahkan sebagian besar orang Eropa memang suka bola.

Bursa transfer menjelang bergulirnya kompetisi baru sudah mulai panas. Beberapa klub besar dikabarkan tengah mengincar Anda. Bagaimana?

Ya, ada beberapa klub sudah menghubungi. Tapi saya belum bisa memutuskan ke mana saya akan pindah. Saat ini ada klub besar seperti AC Milan dan Juventus sudah menghubungi. Begitu juga dengan Cagliari yang berniat mempertahankan saya.

Saya harus pilih mana yang baik buat karier saya. Sampai saat ini tawaran paling tinggi diberikan oleh Southampton. Tapi saya belum menentukan pilihan itu. Sekarang saya fokus berlatih.

Apa rencana besar Anda dalam sepakbola?

Menjadi pesepakbola besar dan mendapat tempat di timnas Belgia. Saya harus bersaing agar dipilih menjadi skuad inti. Karena tidak gampang. Pelatih Belgia kurang menyukai Italia, dia lebih suka pemain Belgia yang memang sebagian besar main di Liga Inggris.

Bagaimana Anda melihat potensi sepakbola Indonesia?

Sepakbola di sini sebenarnya bagus. Pemain indonesia punya kecepatan dan ada beberapa yang sebenarnya punya skill yang cukup. Cuma bedanya, pemain di sini hanya berlari-lari saja. Hanya mengandalkan kecepatan, tapi tidak memiliki visi bermain. Di Italia kami lebih mementingkan kolektivitas ketimbang aksi individu, karena sepakbola adalah permainan tim. (kd)

 



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com