Pilih Tim Anda
Daftar

Hajar Wasit, Persiwa Menanti Sanksi PSSI

Wasit Muhaimin menjadi korban kekerasan pemain Persiwa di lapangan.
Senin, 22 April 2013, 05:59 WIB
Anry Dhanniary, Yadi (Bandung)
Klub
Pemain Bintang
Wasit Muhaimin (kuning) tampak mengucurkan darah dari wajahnya (VIVANEWS/Yadi)

VIVAbola – Persiwa Wamena sepertinya harus siap-siap menerima  sanksi dari Komisi Disiplin PSSI akibat tindakan kekerasan yang dilakukan Pieter Rumaropen terhadap wasit Muhaimin saat melawan tuan rumah Pelita Bandung Raya (PBR) di Stadion Siliwangi, Minggu sore 21 April.

Laga PBR kontra Persiwa memang berlangsung panas. Pada babak pertama wasit Muhaimin sempat harus mengusir bek kanan Persiwa, Ricardho karena melakukan tindakan tidak terpuji dengan menginjak pemain PBR, M. Arsyad.

Sikap kurang terpuji kembali dilakukan pemain Persiwa di akhir laga. Tak terima oleh keputusan wasit Muhaimin yang menghukum Persiwa penalti kedua pada menit 81. Pemain senior Persiwa Pieter Rumaropen justru memperlihatkan contoh buruk karena melayangkan bogem mentah ke wajah wasit.

Usai laga, tim Persiwa enggan hadir datang ke jumpa pers. Hal ini sepertinya sebagai tanda protes atas keputusan wasit yang memberikan penalti di akhir laga.

Seperti disampaikan Media Officer PBR, Budi Kresnadi sesuai Manual Liga. Setiap tim yang bertanding wajib hadir mengAtur perwakilannya memberikan keterangan pers seusai pertandingan.

“Pihak Persiwa tadi menolak. Tidak tahu kenapa alasan jelasnya. Padahal kalau mengacu pada aturan setiap tim wajib menghadiri acara konferensi pers,” jelas Budi kepada VIVAbola

seusai pertandingan yang dimenangkan PBR dengan skor 2-1.
Praktis pada saat digelar konferensi pers, hanya dari pihak tuan rumah saja yang diwakili langsung pelatih Daniel Darko Janackovic yang memberikan ulasan pertandingan kepada awak media.



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • @wongdermayumelungomong

    22 April 2013
    Sudah tidak simpatu lagi melihat permainan Bola anak2 Papua. Primitip
  • @ironhide

    22 April 2013
    Susah kalo biasanya pake koteka sekarang disuruh maen bole. Norak, kampungan bgt..!!
  • @dazie

    22 April 2013
    berani pukul wasit, harus dihukum seumur hidup itu sich ngk boleh bermain diliga nya PSSI
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id