VIVABOLA

Anggaran Infrastruktur Rp 10 Triliun

PSSI mengajukan 13 stadion sebagai venue PD 2022.
Senin, 9 Februari 2009
Oleh : Edwan Ruriansyah, Marco Tampubolon
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

VIVAnews - PSSI menganggarkan dana besar saat mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Itu demi memenuhi kelayakan infrastruktur yang diinginkan FIFA.

Untuk membangun infrastruktur ini, Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, memperkirakan butuh dana Rp 8-10 triliun. "Untuk itu kita akan minta bantuan pemerintah. Dana lainnya akan kita cari dari sponsor."

PSSI telah meluncurkan kampanye "Green World Cup Indonesia 2022" untuk mendukung rencananya itu. Tapi, untuk itu Indonesia harus memiliki infrastruktur sesuai standar FIFA.

"Untuk menjadi tuan rumah, sebuah negara harus punya 10 stadion berkapasitas 40.000 penonton. Juga dua stadion berkapasitas 80.000 orang sebagai venues pembukaan," kata Nurdin dalam acara Pemaparan PSSI di ballroom hotel Ritz-Carlton Jakarta, Senin siang 9 Februari 2009.

Dalam hal ini, PSSI telah mengajukan 13 stadion sebagai venue PD 2022 yang dibagi dalam tiga kategori. Pertama, yakni stadion yang sudah tersedia: Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan (Jakarta), Stadion Palaran (Samarinda) serta Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang).

Kedua, yakni stadion yang masih berada dalam tahap perencanaan. Ini mencakup Stadion Gedebage (Jawa Barat), Stadion BMW (Jakarta Utara), Stadion Bogor dan Stadion Riau yang disiapkan untuk PON.

Kategori ketiga berupa stadion yang diusulkan di enam kota: Surabaya, Makassar, Medan, Yogyakarta, Gianyar dan Tangerang.

Diperkirakan Stadion Riau selesai pada 2012, Gedebage 2011, BMW 2011 dan Bogor 2011. Sedangkan stadion yang diusulkan rampung pada 2015.

TERKAIT
TERPOPULER