Pilih Tim Anda
Daftar

Fakta Baru Mengenai Penemu Sepakbola

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) membuat peraturan baku sepak bola pada 1863.
Selasa, 29 Juni 2010, 16:08 WIB
Marco Tampubolon
Pemain Inggris merayakan gol (AP Photo/Peter Dejong)

VIVAnews - Sebuah suratkabar Vatikan, L´Osservatore Romano, menemukan bukti bahwa salah satu suku di Paraguay, Guarani, memainkan sepak bola jauh sebelum Inggris mengklaim bahwa mereka menciptakan sepak bola.

Dalam pengetahuan yang awam tentang sepak bola bahwa olahraga ternama di dunia ini ditemukan di Inggris dan kemudian dimainkan ke sejumlah negara lainnya. Pada 1863, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) kemudian membuat peraturan baku sepak bola yang akhirnya menjadi cikal-bakal sepak bola modern saat ini.

Namun, pengetahuan itu dipatahkan oleh sebuah artikel di suratkabar Vatikan, L´Osservatore Romano, edisi Senin 28 Juni 2010. Dalam artikel tersebut dikatakan bahwa sepak bola justru kali pertama ditemukan oleh suku Guarani di Paraguay pada 1793, 70 tahun sebelum klaim Inggris.

Artikel tersebut menggunakan sumber seorang pendeta bernama Juan Manuel Peramas, yang menulis di buku harian ketika ditugaskan di Paraguay pada 1793. Peramas menulis, "(Para Guarani) biasanya bermain dengan bola itu, meski dibuat dari karet keras, tapi cukup ringan dan cepat jika ditendang, bola memantul dengan cepat sebelum dihentikan."

"Mereka tidak melempar bola dengan tangan, seperti yang kita lakukan, tapi menggunakan kaki dalamnya, mengumpan dan mengontrol dengan ketangkasan dan ketepatan."

Penulis artikel, Gianpaolo Romanato, menjadikan tulisan Peramas sebagai bukti bahwa Inggris bukanlah penemu sepak bola.

"Suku Guarani jelas-jelas tiga abad yang lalu sudah memainkannya. Pada akhirnya adalah mereka (Guarani) adalah benar-benar penemu sepak bola," papar Romanato.

Laporan: Haryanto Tri Wibowo



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
  • @miftakhul arief

    5 September 2011
    ya masuk akal sih yang di atas | via VIVAnews
  • @Alan

    24 November 2010
    bisa jadi y...bukan hanya korupsi, kolusi dan mafia dimana-mana... mudah2an cepat mampus itu orang2 yg suka menjazalimi masyarakt lemah.... | via VIVAnews
  • @riza

    4 November 2010
    masuk akal sih, inggris kan dah terkenal sebagai negara penjajah, mungkin saja waktu itu mereka datang ke guarani dan membawa permainan sepak bola ke inggris.jadi deh mereka mengklaim sepak bola sebagai temuan mereka. | via VIVAnews
  • @alley

    7 Oktober 2010
    gtu dong...jadi inggris g besar kepala dgn klaimnya....gali dong sesuatu yg baru biar kita kita yg mudah tambah pinter di pengetahuan umum...kalo bapak2 kita ya cukup pinter korupsi aja udah ok itu...cocok..!! | via VIVAnews
Kirim Komentar
Anda harus login untuk mengirimkan komentar
atau  
Belum memiliki akun VIVA? Silakan mendaftar. 
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id