Pilih Tim Anda
Daftar

Timnas U-19, Pembuktian Alumni Uruguay

Tahun pertama mereka menempati peringkat 19 namun melonjak ke posisi kedua musim berikut.
Rabu, 4 November 2009, 08:07 WIB
Irvan Beka
   

VIVAnews - Manajer tim nasional U-19 Demis Djamaloedin mengatakan, bahwa kondisi fisik para pemain yang dilatih oleh Cesar Payovich saat ini, meningkat jauh ketimbang saat pertama mereka tiba di Uruguay pada Januari 2007 lalu.

“Saat itu, kami dapat laporan dari tim dokter setempat yang ditunjuk menangani tim U-17, bahwa fisik pemain itu hancur dan nutrisinya jelek sekali. Jadi, tiga bulan pertama, kerja kami hanya  memperbaiki fisik termasuk mengubah pola makan,” katanya.

Selain berlatih, tim nasional juga mengikuti kompetisi untuk U-17 Quinta Division, Sociedad Anonima Deportvia (SAD) di Uruguay. Pada tahun pertama mereka hanya menempati peringkat 19. Namun di tahun kedua, seperti diberitakan GOSport, timnas U-16 yang kemudian disebut timnas SAD, merivisi peringkat dan melonjak ke urutan kedua. Kini di Indonesia, tim nasional harus bisa membuktikan hasil latihannya selama dua tahun itu.

“Kami sudah punya strategi untuk hadapi lawan. Soal teknis, itu urusan pelatih, tapi para pemain sudah pernah lihat video pertandingan Australia dan Singapura waktu mereka main di Vietnam,” kata Demis.

Babak kualifikasi ini akan ditayangkan langsung di stasiun televisi tvOne. Vice President tvOne, Ardiansyah Bakrie mengatakan, ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk bisa melihat bagaimana
permainan tim nasional U-19 yang sudah berlatih lama di Uruguay.

“Masyarakat juga pasti ingin tahu apa sih yang sudah didapat oleh tim nasional itu,” kata Ardiansyah.

Sayangnya, ajang internasional pertama yang digelar di Indonesia, pasca gagalnya klub Inggris, Manchester United (MU) dating ke Jakarta karena bom, masih dianggap sulit mendatangkan pendapatan.

“Jujur saja, kejuaraan youth tournament seperti ini, agak sedikit mendapat perhatian masyarakat. Memang gaungnya tidak sebesar kejuaraan yang melibatkan timnas senior. Tapi, ini ‘kan bakal
dilakukan oleh timnas yunior Indonesia, calon pengganti timnas senior kelak,” tutur Iwan Budianto, ketua panitia penyelenggara Kualifikasi grup F, Piala Asia U-19.

Iwan mengaku meski mendapat subsidi dari FIFA sebesar 5.000 dollar untuk tiap tim yang hadir di turnamen ini, tetap saja ongkos penyelenggaraannya nyaris dua kali lebih besar.

“Biaya semuanya selama 10 hari mencapai Rp 3 miliar. Padahal, antusiasme penonton untuk membeli tiket, tidak ada. Itu sebabnya, kita mencetak tanda masuk bagi penonton, tapi itu bukan tiket.
karena, tiket itu sesuai aturan FIFA dan AFC, harus dijual, apalagi ini international matches. Makanya, kami menghitung pendapatan dari tiket sebesar nol rupiah. Yang penting mesti ada besaran nilainya, walau cuma nol rupiah saja,” ujar Iwan seraya mengaku bila pihaknya terbantu dari dukungan panitia lokal.

Kejuaraan Piala Asia U-19 akan menganut sistem setengah kompetisi. Pertandingan digelar dalam waktu lima hari pertandingan, yakni pada tanggal 7, 9, 11, 14, dan 17 November. Pada masing-masing tanggal
tersebut akan digelar tiga pertandingan pada pukul 15.00 WIB, 18.00 WIB, dan 21.00 WIB.

“Broadcast right (pemegang hak siar) turnamen ini dipegang penuh oleh stasiun televise tvOne. Dan setiap timnas bertanding, tvOne akan melakukan partai langsung (live). Memang sudah ada request dari
pihak Australia dan Jepang, untuk melakukan siaran relay ke negara mereka,” sebut pria asal Kediri ini.

Ia juga menjelaskan terjadi koreksi partai live saat acara pembukaan. Sedianya Syamsir Alam dkk akan tampil pada pukul 9 malam pada Sabtu (7/11) menjamu Singapura.

“Pihak tvOne mengubah, karena disaat yang sama, sedang ada slot siaran langsung sepakbola liga Inggris. Lagipula, terlalu malam, untuk menayangkan partai live-nya. Kami lalu minta ijin kepada pihak keamanan untuk mengajukan perubahan waktu tayang tersebut. Dan akhirnya diijinkan, meski hanya untuk laga itu saja. Timnas akan tampil live pada pukul 3 sore, status partai lainnya tidak ada
perubahan,” beber mantan manajer Persik Kediri itu.

Untuk merebut tiket ke putaran final dengan minimal menjadi peringkat kedua grup, Indonesia harus mampu mengimbangi Australia, partisipan Piala Dunia U-20 2009, dan Jepang, serta wajib memetik poin penuh atas tiga tim sisa. Setidaknya, rekor penampilan bagus pada putaran kedua Quinta Division di Uruguay itu, menjadi bekal berharga Indonesia.

Jadwal lengkap kualifikasi Piala Asia U-19 Grup F:
Sabtu, 7 November
15:00 Indonesia vs Singapura
18:00 Jepang vs Taiwan
21:00 Australia vs Hong Kong

Senin, 9 November
15:00 Jepang vs Indonesia
18:00 Singapura vs Hong Kong
21:00 Taiwan vs Australia

Kamis, 12 November
15:00 Taiwan vs Indonesia
18:00 Australia vs Singapura
21:00 Hong Kong vs Jepang

Sabtu, 14 November
15:00 Singapura vs Jepang
18:00 Hong Kong vs Taiwan
21:00 Indonesia vs Australia

Selasa, 17 November
15:00 Australia vs Jepang
18:00 Hong Kong vs Indonesia
21:00 Taiwan vs Singapura

Laporan : Artha Tidar/GOSport



© VIVAbola
Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id